A.
Sedikit Goresan tentang Keluargaku.
It’s me Miki
Roma Putra, kelahiran tahun 1995 pada tanggal 12 Agustus dan berzodiak Leo. Aku
anak ke-7 dari 8 bersaudara dari Ibuku Syamsiar dan anak ke-3 dari 4 bersaudara
ayahku, Mukhtaruddin. Ayahku adalah seorang petani, dan kadang ia juga memanen
karet yang hasilnya juga tak menentu. Ibuku adalah ibu rumah tangga yang juga
membantu ayah menghidupi keluarga kami. Kadang ibu bersama teman-temannya
menjadi tukang batu bata dan juga kadang dibayar untuk kesawah orang lain.
Kakakku yang pertama Zetnafri, sekarang dia sudah memiliki keluarga sendiri.
Dia telah menikah 2x, pernikahan yang pertama cerai karena istrinya kembali ke
mantannya. Mereka mempunyai satu pasang anak. Dan untuk pernikahan keduanya
belum dikarunia anak. Yang kedua Pendi, dia juga telah menikah. Sekarang ia
mempunyai satu anak cowok. Pekerjaan mereka berdua adalah seorang supir truk
yang dimana Pendi lebih memiliki keberuntungan dari Zet. Mereka lahir dari ayah
yang sama. Yang ketiga, Nelli. Iapun telah menikah dan memiliki 3 putri.
Sekarang ia tengah membangun rumah tepat disamping rumah Ibu, tengah disibukkan
oleh organisasi dikampung. Yang keempat, Dewi. Sama halnya dengan Nelli, ia
mempunyai 3 orang anak, dan satu diantaranya cowok. Dan ia tinggal dengan
suaminya tak jauh dari rumah Ibu. Mustika Wati. Dia sedikit berbeda, karena ia
tidak lancar berbicara. Sekarang ia hidup di Palembang, dan satu kali 2 tahun
ia pulang. Weni Febrita, ia sekarang bekerja di Malaysia disebuah PT yang tak
kuketahui namanya. Dan selanjutnya aku, aku sekarang tengah kuliah semester 2.
Sebenarnya, aku hanya ikut-ikutan teman ujian SBMPTN kemaren. Tapi entah kenapa
keberuntungan memihak kepadaku. Biaya kuliahku dibantu para kakak-kakakku. Yang
terakhir yaitu Resti Permata Sari. Sekarang ia sekolah kelas 3 di SMP N 3 2x11
Kayu Tanam. Ibu pernah mengatakan kepada dia untuk tidak sekolah dulu setelah
ia lulus nanti. Tapi selalu ia meyakinkan Ibu untuk membiarkan ia melanjutkan
sekolah. Aku tak walaupun terkadag banyak percek-cokan yang terjadi. Akhir-akhir
inipun Ibu dan ayah sering adu mulut dikarenakan ayah orang yang susah untuk
diingatkan. Ayah adalah perokok aktif dan juga suka minum kopi. Sekalipun
dibulan puasa, ia selalu merokok ketika telah selesai berbuka. Aku kadang juga
pernah mengatakan kepadanya, tapi itulah ayah, orang yang angkuh dan tak ingin
mendengar ucapan keluarganya. Nelli dan Dewi adalah dua saudara dari satu ayah,
tapi mereka adalah dua sosok yang sangat jauh berbeda. Mereka juga serig bertengkar
sebelum akhirnya Dewi memutuskan untuk tinggal bersama sang suami.
B.
Inilah Aku!
Aku SD di SD N
07 2x11 Kayu Tanam. Alhamdulillah-nya, dari kelas I-VI aku selalu mendapatkan
juara satu, kecuali dikelas 2, aku pernah mendapat juara 3 dan itu hanya
sekali. Sewaktu di SD, aku adalah cowok yang culun yang selalu dibully oleh
teman-teman dikelasku. Kadang aku juga jadi babunya mereka yang selalu ini-itu
bersama mereka. Aku sangat-sangat tak bisa melawan kehendak mereka, karena saat
itu aku tak tahu apa-apa. Saat itu aku hanya ingin cepat pulang dari sekolah.
Teman-temanku saat itu hanya cewek-cewek yang juga dibully oleh sang raja
kelas.
Lulus, aku
melanjutkan ke SMP N 3 2x11 Kayu Tanam. Aku mulai pubertas, jerawat
disana-sinipun singgah kewajahku. Aku juga masih berteman dengan cewek-cewek
tetapi kapasitasnya mungkin berkurang, karena aku juga mempunyai teman-teman
cowok. Prestasipun menurun. Dikelas 2, aku mulai mengenal yang namanya CINTA. Dan pada waktu itu aku pacaran
untuk pertama kalinya dengan cewek yang bernama Metrawati. Dia adalah wanita pertama yang mengenalkanku pada dunia
baru itu. Dunia yang belum pernah kujamah, dunia yang belum pernah kurasa. Dia
membuatku sedikit mengerti tentang arti kehidupan. Hubunganku dengannya
berjalan layaknya lagu BBB Putus
Nyambung, karena begitulah kami menjalani hari-hari kami dimasa SMP, masa
transisiku. Hingga sekarang, kami tidak pernah mengatakan kata putus, karena ia sekarang bekerja di
Kalimantan.
Lulus, aku
berlanjut ke SMA N 1 2x11 Kayu Tanam. Disinilah banyak perubahan yang terjadi
dalam hidupku. Disini aku mulai nakal, mengenal keseriusan, sahabat sejati,
bakat, dan tentunya mengenal siapa aku sebenarnya. Dikelas satu, aku menjalin
hubungan dengan sahabatku sendiri yaitu Rini
Ramadhani yang dimana kami menjalin
hubungan satu minggu dan sampai sekarang ia tetap menjadi sahabatku seperti
yang lainnya. Aku menyatakan cintaku padanya pata tanggal 11-03-2011, dimana
hari itu adalah hari ulang tahunnya. Beberapa hari berhubungan, kami hanya
berdiam layaknya orang aku kenal. Tak lama, ada konflik antara aku bersama Puji
dan Army. Dan disaat itu juga aku melihat Rini digandeng laki-laki lain. Ya,
disanalah aku merasa “bukan pacaran yang
membuat hubunganku dengan orang lain kekal, melainkan jabatan tangan sahabat”. Dan
akhirnya disuatu ketika guru tak datang, siangpun dirundung hujan, Wendi
berinisiatif untuk melakukan sedikit permainan. Dimana permainannya adalah
sebuah pena diputar, dan jika ujuang pena itu berhenti menunjuk salah satu dari
kami, maka ia harus menceritakan segala sesuatu yang mengganjal dalam dirinya.
Dan karena itu, aku dan Rini kembali menjadi sepasang sahabat yang sangat klop
sampai sekarang. Dikelas dua, aku menjalin hubungan dengan Rezki Amelia yang sampai
sekarang masih rutin menggangguku. Sedikit cerita tentang dia, aku pernah
membuatnya menangis ketika pelajaran TIK bersama ibu Wenny Aprilia. Disaat itu,
aku dari labor komputer dan dengan jahil aku mengatakan “Bu Wenni nyuruh ke labor, 3 orang”. Dia pun tak berfikir jika aku mengerjainya
dengan teman-temannya. Dia menangis ketika kembali kekelas, dan akibatnya aku
dimarahi Bu Wenni waktu itu. Dikelas tiga, aku mengenal Jenny
Tia Audia melalui Facebook. Dia
adalah juniorku disekolah. Ada sesuatu yang timbul ketika aku melihatnya
disekolah. Kami menjalin hubungan pada tannga 12-11-12. Hari-hari terasa indah,
karena Jenny juga mengenal sahabat-sahabatku dikelas seperti member DSQB.
Akku mencoba mengorek tentang Jenny kepada mereka, dan dia juga melakukan hal
yang sama denganku. 10 hari setelah itu kami broke-up. Aku sangat sakit waktu
itu. Dan kejadian itu tepat hari Kamis, dimana Seninnya aku akan ujian T.O. Aku
sangat tak bisa melupakannya, sangat. Selang beberapa saat, ada rumor yang
mengatakan bahwa ia tengah menjalin hubungan dengan sahabatku, Fajrin Setiadi. Bertambah lagi ketika
ia mengatakan ia merindukanku disaat dia tengah bersama sahabatku. Aku juga
sempat LDR dengan beberapa cewek, Mita
Rosnita, Adinda Pramesti,-. Perjalanan dengan Jenny adalah yang paling
terberat, karena disitu aku banyak mendapatkan pelajaran. Seperti, siapakah
sahabat kita? Siapakah yang patut untuk kita percayai? Siapakah perkataannya
yang harus kita dengarkan? Siapakah yang harus kita lupakan.
C.
My Friendship
Dimulai dari
kelas 1 SMA, hidupku mulai berwarna dengan celotehan-celotehan seorang sahabat.
Puji, Nanda, Rini, Army, Debby, Wendy,
Idil, Roval, Dhani, Abdurrahim, adalah orang-orang yang mulai
memperkenalkan aku pada dunia lain itu. Kami semua pernah berencana untuk
membuat sebuah pertunjukan drama musikal untuk perpisahan kelas 3 ketika itu.
Tapi akhirnya gagal karena adanya keegoisan diantara kami. Dikelas 2, ada nama
baru yang kukenal. Seperti Akbar, Zul, Fajrin,
Fitri, dan Yuli, juga DSQB (Cici, Jeszy, Debi, Lara, Nia, Ciendy). Disaat
itu juga kami memberi nama dari persahabatan kami itu dengan nama Ge;E yaitu kependekan dari Gembel Elite. Dan Fitri juga Yuli
ditambahkan ke grup tanpa persetujuan dari semua member. Tak lama berselang,
ada sedikit konflik yang mengharuskan aku mengambil keputusan keluar dari grup.
Dan aku memulai kisah baru dengan Akbar,
Zul, Idil, dan Fajrin di K_Four. Mungkin
ada sedikit perbedaan diantara dua grup itu, pasti. Disini, kami juga
mengadakan bubar dibulan Ramadhan dirumah Idil. Ketika Wendi ulang tahun,
mereka kembali menarikku masuk ke group yang sebenarnya aku masih ragu. Tapi
aku mencoba untuk menyesuaikan bersama mereka. Karena itu, ada keretakan antara
aku dan 4 cowok itu. Aku mencoba menjelaskan yang pada akhirnya mereka terima.
Aku sempat menangis 2 kali karena perbedaan pendapat dengan Puji. Aku
menyimpannya sendiri, hanya sendiri. Akbar juga pernah menangis, yang kutahu ia
menangis di perpustakaan karena Nanda. Dikelas, Akbar, Nanda, Puji, dan aku
adalah partner yang selalu membuat onar dikelas. Sedikit kelucuan, akan
berdampak besar seperti tertawa besar. Dan itu mengundang anak-anak lain untuk
tertawa. Kami semua pernah pergi bersama ke Bukittinggi hanya untuk mencari
baju batik guna seragam perpisahanan kami dibulan Mei. Satu hari terasa sangat
indah, sangat seru, dan sangat tak akan terlupakan. Hari perpisahan, kami
menggunakan apa yang kami beli di Bukittinggi. Semua terlihat keren dengan
pakaiannya masing-masing. Yang paling membuatku terpukau adalah Puji, karena ia
terliaht sangat femiim dengan rambut jatuh ikal-nya. Dan dengan make-up yang
sangat-sangat tipis. Sehingga tak terlihat begitu menor. Setelah Ujian Nasional
selesai, kami sibuk dengan pekerjaan masing-masing akhirnya. Namun kami kembali
bertemu saat pengumuman kelulusan. Kami lulus 100%, sangat senang perasaan
kami. Karena kami masuk pada tanggal yang sama dan keluar pada tanggal yang
sama pula. Setelah itu, semua memutuskan jalan mereka masing-masing. Ada yang
melanjutkan ke PTN, ada pula yang langsung mencari pekerjaan. Aku akhirnya
berada disini, di UNP. Army di UNAND. Puji dirumah saja, karena ia mempunyai
tujuan yang sangat detail yang hanya dia dan Tuhan yang tahu alasannya. Nanda
di STAIN Bukittinggi. Rini di AKBID LA. Akbar di UPB, Batam. Yuli, di Jakarta.
Beserta yang lainnya memutuskan untuk mencoba tahun 2014.
***
Orang pertama
yang kukenal di UNP adalah Risky
Ramadhanil P, dilanjutkan Maharani
Deta Putri, Dede Putra Andika, Wanda Rifani Astuti, Vini Mara Shinta, Putri
Permata Sari, dan banyak lagi yang tidak bisa kujelaskan satu persatu. Di
kelas IC, aku bertemu banyak orang gila tetapi mereka hebat. Di NK2, awalnya
aku tak nyaman, dan aku merasa lebih nyaman di IC daripada NK2. Tapi akhirnya
aku menyerah dengan waktu yang akhirnya membuatku hidup diantara member NK2.
Disemester 1, aku selalu menempel dengan Risky dan Rani. Hingga sekarang hanya
ada aku dan Rani. Mengenai Risky, aku tak pernah tahu tentang apa yang
kuperbuat kepadanya. Karena tiba-tiba saja ia menghindar dari kami seolah ada
kesalahan yang tak bisa dimaafkan. Tapi begitulah kehidupanku saat ini.
***
Mengenai semua
sahabatku, ada beberapa orang baru yang belum kuceritakan. Yaitunya Rajif Ma’ruf Suryo Widodo, Muhammad Shodiq,
Ricky Riswandi, dan Dan Nugroho. Mereka
adalah orang yang kukenal dari facebook dan adalah teman jauhku dan menjadi
sahabatku. Ricky adalah orang pertama yang kukenal dan dilanjutkan oleh Shodiq
yang dulu sering sms aku dak memberi informasi tentang Ujian Nasional. Rajif
akhirnya menutup, ia berinisiatif untuk membuat sebuah grup yang dilandaskan
atas nama One Direction yang memang
saat itu tengah kami gilai. Kami berhubungan satu sama lain hanya dengan sms,
facebook, dan suara. Ada kalanya kami telponan dalam jangka waktu satu jam.
Satu jam itu kami menceritakan banyak hal. Mulai dari kisah cinta, nyanyi
bareng, keluarga, dan yang tentunya kami tertawa bareng juga. Tak lama, Rajif
mengenalkan Dan kepada kami. Ia kami terima karena kita sama. Kita juga punya
mimpi untuk bisa nantinya bertemu dimasa depan. Bukan hanya bertemu, tapi juga
menjalani hidup bareng. Tapi, Ricky mulai tak bersahabat dengan kami. Entah ada
apa, mengapa, dan bagaimana? Ya, tapi kami tetap menjalani hari-hari kami
seperti biasanya. Seperti sebelumnya. Walaupun kami hanya berhubungan dengan
alat-alat elektronik itu, kami juga dilanda oleh banyak hal. Dulu aku pernah
mengucapkan keluar kepada mereka. Rajif juga sempat mengucapkan kalimat itu. Juga
Shodiq. Dan lebih parahnya, ketika aku megucapkan kalimat itu, Shodiq mencoba
melakukan bunuh diri dan me non-aktif kan ponselnya. Ya, kami panik. Karena
Shodiq adalah orang yang nekat. Ketika aku sms kenomornya yang lain, adiknya
yang membalas. Dan katanya lutut Shodiq berdarah, dan aku sangat merasa
bersalah dengan keadaan itu. Shodiq adalah orang yang paling banyak masalah
diantara kami, tapi dia jugalah orang yang paling tegar. Mulai ia tak diterima
oleh ayahnya, lambat mendapatkan kerja, ia dikata-katai oleh om-tante nya
ketika ia numpang dirumah om-tantenya. Tapi itulah Shodiq, karena ketegarannya
menghadapi masalah, sekarang ia lebih bahagia dari sebelumnya. Ada lagi Dan
yang diusir dari rumahnya, itu adalah hal menyedihkan. Ia sempat curhat kepada kami.
Kami tak dapat melakukan apa-apa, kami hanya bisa memberi semangat kepadanya.
Karena terpisah oleh jarak. Dan akhirnya kami mendapatkan kabar baik darinya
bahwa ia telah kembali kerumah. Rajif adalah adik menyebalkan. Adik yang keras
kepala tetapi mampu membuatku tersenyum. Ia adalah orang yang selalu mengalah
dengan semua pendapatku. Walaupun ia kecil, tapi ia mampu dewasa daripada aku.
Sampai sekarang, Rajiflah yang sering sms-an denganku. Entah apa topiknya, yang
penting komunikasi jalan.
wisshh cerita kak Miki seru (y)
BalasHapushehehe
Hapushehehe
Hapus